Hujan Deras, Jalan Provinsi di Perbatasan Kecamatan Blega-Modung-Sreseh Tergenang

Madura, Sampang265 views

MADURANEWS.CO, Sampang- Hujan deras yang beberapa hari ini mengguyur Kecamatan Blega dan Modung, Kabupaten Bangkalan dan Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang menyebabkan ruas jalan Provinsi yang berada di perbatasan Kabupaten Sampang dan Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terendam air, Jum’at (21/10/2022).

Ruas jalan akses utama warga Kecamatan Sreseh dan Modung menuju Kota Sampang dan Bangkalan terpantau digenangi air hujan. Itu terjadi lantaran kondisi jalan yang rusak berlubang dan kurangnya saluran drainase.
Menurut warga sekitar dan para pengendara yang biasa melintas, kondisi jalan tersebut sudah terjadi dalam kurun waktu 8 tahun terakhir. Seringnya jalan tersebut terendam air menyebabkan jalan berlubang dan terus melebar yang menyebabkan pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut harus ekstra hati-hati.

Salah satu warga Kecamatan Blega yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, beberapa faktor yang menyebabkan air menggenangi ruas jalan utama Blega, Modung dan Sreseh tersebut, di antaranya kerusakan jalan itu sendiri dan kurangnya saluran air di sepanjang jalan tersebut.

“Jalan yang rusak dan berlubang itu mungkin yang menjadi penyebab utama adanya genangan air dijalan ini. Kurangnya saluran drainase di sepanjang jalan tersebut mungkin juga yang menjadi penyebabnya mas,” kata warga inisial FH itu.

Dia berharap agar jalan penghubung 3 kecamatan yang berada di perbatasan 2 kabupaten tersebut segera di perbaiki oleh pihak terkait. 

“Semoga saja jalan ini segera diperbaiki oleh pemerintah karena kasihan juga masyarakat melintas yang harus berhadapan dengan lubang-lubang dan genangan air setiap harinya,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu supir truk yang melintas asal Kecamatan Sreseh.Saiful(52). Dia berharap pemerintah agar segera melakukan langkah-langkah konkrit untuk perbaikan infrastruktur yang rusak tersebut.

“Entah mas, kapan jalan ini akan diperbaiki. Mungkin pemerintahnya belum mengetahui kerusakan jalan ini, makanya sampai sekarang belum juga di perbaiki. Yang jelas kita juga tidak tau apa yang menjadi kendala pemerintah untuk memperbaiki jalan ini. Tapi semoga saja mereka tidak terus menutup mata dengan keadaan jalan ini yang sudah bertahun-tahun rusak,” ujarnya. (raf/lum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *