Pimpinan DPRD Blora Benchmarking ke DPRD Sampang

Madura, Politik, Sampang4,405 views

MADURANEWS.CO, Sampang- Jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kabupaten Sampang, Kamis (12/3/2020). Kunker itu dalam rangka benchmarking dan study banding tentang tugas-tugas kedewanan.

Wakil Ketua DPRD Sampang Amin Arif Tirtana menjelaskan, rombongan kunker dari DPRD Kabupaten Blora terdiri dari dari unsur pimpinan. Mereka banyak bertukar pikiran tentang cara dan strategi yang dilakukan oleh DPRD Sampang sebagai mitra sekaligus lembaga kontrol eksekutif di daerah Kabupaten Sampang.

”Ya, mereka study banding dengan kami terkait dengan kiat-kiat dan cara kami bersinergi sekaligus sebagai lembaga kontrol pemerintahan daerah,” katanya kepada maduranewsco, saat dihubungi usai acara kunker.

Menurutnya, jajaran pimpinan DPRD Blora memandang perlu untuk melakukan benchmarking dan study banding ke DPRD Sampang karena Kabupaten Sampang mendapat Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dengan predikat terbaik kedua se-Jawa Timur Tahun 2019. Prestasi itu, kata politisi PPP itu, tidak lepas dari peran DPRD Sampang sebagai mitra perencana pembangunan dan sekaligus pengontrol hasil pembangunan.

”Kami juga tanya mengapa study banding ke sini (DPRD Sampang), mereka menjawab bahwa berdasar informs di internet, Kabupaten Sampang mendapat penghargaan PPD dari Gubernur Jawa Timur. Jadi, mereka langsung ”ngeh” bahwa peran DPRD Sampang sangat besar dalam pencapaian itu. Makanya mereka tertarik study banding ke sini,” ujarnya. Bahkan, Kabupaten Sampang sudah dua kali mendapat penghargaan PPD tersebut.

Maka itu, kata Amin, pembicaraan inti kunker tersebut adalah tentang cara dan stretegi DPRD Sampang dalam mengawal perencanaan dan implementasi pembangunan Kabupaten Sampang. ”Ya, pembicaraan intinya seputar pencapaian itu dan mereka bertanya bagaimana kami melakukan perencanaan dan pengawalan program kerja pemerintah daerah, bagaimana kami mengkoordinasi komisi-komisi dan alat kelengkapan yang lainnya,” tuturnya.

Selebihnya, lanjut Amin, pembicaraan mengalir di seputar kondisi perpolitikan terkini di Kabupaten Sampang dan Kabupaten Blora. ”Selebihnya mengalir saja. Ya, bicara-bicara politik terkini lah,” ungkapnya. (vid/lum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *