MADURANEWS.CO, Sampang– Kepolisian Resor (Polres) Sampang, Madura, Jawa Timur, terus mendalami motif Cekcok berdarah di Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung yang mengakibatkan korban luka serius dan di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn Sampang.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Sampang, Eko Puji Waluyo mengungkapkan, percekcokan yang terjadi sekira jam 09.00 WIB tersebut melibatkan MT (60) warga Dusun Dang Lanjang, Desa Banjar dan MD (62) warga Dusun Tedunan, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung. Dari percekcokan tersebut, kedua pihak sama-sama mengalami luka senjata tajam dan menjalani perawatan di Rumah Sakit yang berbeda.
“Kondisi MT mengalami luka pada lengan tangan sebelah kanan dan pergelangan tangan kiri. Sampai saat ini masih dalam perawatan di RS Nindhita. Sementara MD mengalami luka sobek di tangan sebelah kiri dan paha sebelah kiri. Saat ini korban mendapatkan penanganan medis di RSUD Sampang,” ungkapnya di keterangan tertulisnya, Rabu malam (01/07/2026).
Pria yang karib disapa Eko itu membeberkan, percekcokan itu tidak di niatkan, dan bermula saat keduanya bertemu di sebuah bengkel di Desa Nyeloh. Kedua belah pihak diduga memang saling membawa senjata tajam saat percekcokan terjadi. Menurut dia, kejadian tersebut sudah di tangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang.
“Peristiwa bermula kedua pihak secara tidak sengaja bertemu di sebuah bengkel sepeda motor di desa Nyeloh Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang,” pungkasnya. (san)











