Pencairan BLT DBHCHT Sampang Capai 74 Persen, 37 KPM Tak Ambil Butab

MADURANEWS.CO, Sampang– Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sudah mencapai 74 persen. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok itu menerima bantuan sebesar Rp 855.000 yang disalurkan satu kali dalam setahun.

Kepala Bidang (Kabid) Jaminan Sosial (Jamsos) Dinsos PPPA Sampang, Erwin Elmi Syahrial mengklaim, bahwa Buku Tabungan (Butab) KPM penerima bantuan yang anggarannya bersumber dari DBHCHT itu sudah disalurkan sejak Minggu ke empat bulan November 2025 sampai dengan Minggu pertama bulan Desember 2025 ini. KPM yang sudah menerima Butab menurut dia sudah bisa langsung mencairkan bantuannya di Bank Sampang.

“Kami telah menyalurkan buku tabungan sejak tanggal 24 November – 04 Desember tahun 2025,” katanya kepada maduranews, Rabu (17/12/2025).

Sementara Direktur utama Bank Sampang, Syaifullah Asyik menyampaikan, jika tenggat waktu penyaluran Butab BLT DBHCHT itu 19 hari. Terhitung mulai tanggal 24 November – 12 Desember. Tenggak waktu pengambilan Butab itu pihaknya perpanjang selama 4 hari agar bisa tersalurkan semua, dan dinikmati oleh penerimanya. Namun, meski sudah di perpanjang oleh Bank Sampang, masih ada  37 KPM yang tidak mengambil Butabnya. Karena masih ada diluar Madura.

Menurut dia, Butab yang tidak diambil uangnya akan langsung di kembalikan ke Kas Daerah (Kasda) dalam kurun bulan Desember ini. Ia juga memastikan pengembalian itu tidak akan melewati tahun 2025. Ia mengaku, pelayanan pencairan BLT DBHCHT akan terus diberikan pihaknya ke KPM sampai 31 Desember. Hal itu untuk memastikan bantuan tersebut tersalurkan secara maksimal.

“Penyaluran Butab ke KPM mulai tanggal 24 November – 12 Desember. Namun karena sampai tenggak waktu yang ditentukan masih ada yang belum mengambil, jadi kami perpanjang sampai tanggal 16 Desember kemarin,” ujarnya.

Syaifullah mengungkapkan, anggaran BLT DBHCHT yang pihaknya salurkan ke 3.602 KPM sebesar Rp 3,079.710.000. Sampai tanggal 17 Desember hari ini sudah ditarik sebesar Rp 2,229,170,000 dengan jumlah KPM penarik sebanyak 2,654. Sedangkan anggaran yang sudah masuk ke rekening KPM, namun belum dicairkan sebesar Rp 810,540,000 atau 948 KPM.

“Untuk uang yang disalurkan dalam BLT DBHCHT ini sebesar Rp 3,079.710.000 untuk KPM 3,602,” tukasnya. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *