MADURANEWS.CO, Sampang– Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (16/07/2026) di datangi Organisasi Masyarakat (Ormas) Gema Anak Indonesia Bersatu (GAIB) Perjuangan yang mempertanyakan kelambanan ULP PLN Kabupaten berjuluk Kota Bahari itu dalam menyikapi keluhan pelanggan di beberapa Kecamatan.
Ketua Ormas GAIB Perjuangan, Habib Yusuf mengungkapkan, pihaknya datang ke ULP PLN Sampang guna mempertanyakan kinerja dari unit layanan tersebut. Karena menurut dirinya banyak masyarakat yang datang ke dirinya untuk mengadu terkait lambannya dan tidak adanya tindakan dari ULP PLN Sampang kepada keluhan pelanggannya.
Ia membeberkan jika keluhan itu datang dari pelanggan yang ada di beberapa Kecamatan. Seperti Kecamatan Sampang, Tambelangan, dan Camplong. Keluhan mereka pun menurutnya berbeda-beda. Yakni masalah voltase yang tidak normal dan tiang-tiang yang miring dan nyaris roboh.
Lebih lanjut, Ia meminta agar ULP PLN Sampang segera menyikapi keluhan masyarakat. Yang mana menurut dia pelanggan yang datang dirinya mengaku sudah menyampaikan keluhan itu secara lisan ke petugas PLN di lapangan dan bersurat langsung ke ULP PLN Sampang.
“Pelanggan sudah beberapa kali menyampaikan keluhannya terkait tiang-tiang yang miring dan nyaris roboh ke petugas PLN, serta voltase di Kecamatan tambelangan yang sering tidak normal. Namun sampai saat ini tidak pernah di respon,” katanya.
Manager ULP PLN Sampang, Mahfud Rasidi menyatakan, kalau pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam pengerjaan terkontrak seperti perbaikan tiang-tiang listrik yang miring dan nyaris roboh seperti yang di sampaikan peserta Audiensi dari Ormas GAIB.
Menurutnya, ULP yang dirinya pimpin hanya memiliki wewenang melayani pelanggan, mengawasi, dan mengusulkan. Ia mengklaim jika keluhan pelanggan di Tambelangan masalah voltase sudah pihaknya tindak lanjuti dengan bersurat ke UP3 PLN Madura setelah ada laporan dari pelanggan.
“Untuk semua pengerjaan di PLN ini, kami ada yang namanya ULP dan UP3. Jadi semua pekerjaan yang terkontrak itu dari UP3,” ujarnya.
Ia meminta foto tiang-tiang yang miring ke peserta audiensi agar mengetahui titiknya dimana saja. Karena menurut dia dirinya belum pernah menerima laporan dari petugasnya terkait masalah tiang yang miring dan keluhan masyarakat terkait masalah tersebut sebagaimana yang di sampaikan ormas GAIB.
“Kami memang benar di PLN banyak kekurangan. Namun perlahan kami mulai perbaiki, dan hasilnya pun juga tidak bisa instan karena kebutuhan banyak material, dan itupun kami hanya sebagai pengawas saja di ULP ini,” tandasnya. (san)








