MADURANEWS.CO, Surabaya – PC Ketapang II Ltd mendorong vendor lokal agar bisa berpartisipasi dalam rantai pasok industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Itu dikuatkan dalam program pelatihan bertajuk Local Vendor Day yang berlangsung di Surabaya pada 22–24 Juni 2026.
Pelatihan tersebut diikuti 50 perusahaan penyedia barang dan jasa dari Kabupaten Gresik dan Sampang dan dihadiri perwakilan SKK Migas Jabanusa, Pemerintah Kabupaten Gresik, serta Pemerintah Kabupaten Sampang.
Vice President of SCM and Business Support PC Ketapang II Ltd, Fery Sarjana mengatakan, penguatan kapasitas vendor lokal menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha di sekitar wilayah operasi perusahaan. Pihaknya ingin mendorong vendor lokal agar lebih siap memenuhi kebutuhan industri hulu migas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui program pengembangan kapasitas vendor lokal ini, kami ingin mendorong kemandirian, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi regional yang berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami sekaligus upaya membangun ekosistem bisnis yang inklusif, kompetitif, dan tangguh,” ujar Fery.
Selama tiga hari, jelas dia, peserta memperoleh pembekalan mengenai proses pengadaan barang dan jasa di sektor hulu migas, termasuk Pedoman Tata Kerja (PTK) 007, pengelolaan rantai pasok, kebijakan peningkatan kapasitas nasional, serta penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Mereka juga diperkenalkan pada sistem pengadaan digital, seperti IOG e-Commerce dan Centralized Integrated Vendor Database (CIVD), serta mengikuti pelatihan Health, Safety and Environment (HSE) Upskilling mengenai penerapan Contractor Health, Safety, Environment Management System (CHSEMS).
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan menegaskan, peningkatan kapasitas vendor lokal sangat penting agar pelaku usaha daerah dapat berpartisipasi lebih besar dalam kegiatan industri hulu migas.
“Industri hulu migas tidak hanya berfokus pada kegiatan eksplorasi dan produksi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pelaku usaha lokal. Melalui pelibatan dan pemberdayaan yang berkelanjutan, kita dapat bersama-sama menciptakan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan daerah,” jelasnya.
Untuk diketahui, PC Ketapang II Ltd merupakan anak perusahaan Searah Limited, sebuah perusahaan patungan antara Petronas dan Eni yang resmi berdiri pada 1 Juni 2026 dengan kepemilikan saham fifty-fifty. Searah Ltd mengelola sejumlah aset migas di Indonesia dan Malaysia, termasuk Wilayah Kerja Ketapang di lepas pantai Jawa Timur. (*/lum)










