SKK Migas Jabanusa Dropping 500 Ribu Liter Air Bersih untuk Masyarakat Sampang

MADURANEWS.CO, Sampang– Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara (SKK Migas Jabanusa) bersama sejumlah KKKS Migas menyalurkan bantuan 500 ribu liter air bersih untuk masyarakat Sampang yang terdampak kekeringan di musim kemarau tahun ini. Penyaluran bantuan air ini dikerjasamakan melalui Forum Sampang Sehat (FSS).

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan mengaku senang dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan di Sampang. Meski bantuan yang diberikan tersebut masih belum mencukupi seluruh wilayah terdampak kekeringan di Sampang.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa menyalurkan bantuan air bersih dalam rangka mengurangi kekeringan di Sampang,” ucapnya di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang, Kamis (08/10/2026).

Dia mengungkapkan, bantuan air bersih yang diberikan SKK Migas Jabanusa kurang lebih mencapai 500 ribu liter. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap. Sedangkan penentuan wilayah pendistribusiannya dipasrahkan pada FSS.

“Bantuan air bersih yang kami berikan kurang lebih 500.000 liter. Bantuan ini di salurkan secara bertahap. Karena tidak bisa sekaligus dalam satu hari,” katanya.

Ketua FSS, Siti Farida memastikan kalau pihaknya dapat memperluas jangkauan pendistribusian air bersih di Sampang dengan adanya tambahan 500 ribu liter air bersih yang diberikan oleh SKK Migas Jabanusa dan KKKS. Dengan jumlah tersebut, pihaknya dapat memperluas jangkauan menjadi 7 kecamatan dari yang semula hanya 5 kecamatan.

Pendistribusian, lanjut Farida, air bersih di periode kedua kali ini mulai menjangkau lembaga pendidikan. Seperti sekolah dan pondok pesantren. Selain itu masjid dan mushalla juga tidak luput dari program pendistribusian bantuan 1 juta liter air bersih yang telah dicanangkan.

“Semula kami tetapkan 5 jangkauan untuk program 1 juta liter air bersih. Dengan adanya (tambahan bantuan air dari) KKKS ini kami menambah jangkauan program 1 juta liter air bersih yang semula 5 kecamatan, menjadi 7 kecamatan. Yang semula hanya Robatal, Kedungdung, Karang Penang, Sreseh, dan Tambelangan. Sekarang kami menambah titik lagi di Kecamatan Banyuates, dan Kecamatan Pangarengan,” tuturnya. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *