Disdik Sampang Berdalih Kekurangan Ini Sehingga SDN Batuporo Timur 1 Lolos Tanpa KBM

MADURANEWS.CO, Sampang– Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, Moh Yusuf mengatakan, kelalaian pihaknya dengan masalah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Batoporo Timur itu karena adanya kekurangan pengawas di instansinya. 

Bahkan pengawas yang ada di Kecamatan Kedungdung merupakan pengawas hasil pinjaman dari Kecamatan yang ada di utaranya. 

“Kami masih kekurangan tenaga pengawas. Pengawas di Kecamatan Kedundung ini pinjam dari Kecamatan Robatal,” katanya, Kamis (22/01/2026).

Sebagai tindak lanjut dari permasalahan di SDN 1 Batoporo Timur, Disdik Sampang menurut dia akan memanggil semua pengawas. Yusuf mengungkapkan, jumlah pengawas yang pihaknya miliki jauh dari kata ideal. Karena hanya mempunyai 14 pengawas.

Menurut Yusuf, idealnya satu pengawas berbanding sepuluh lembaga. Jadi dengan jumlah 629 lembaga sekolah dasar, kurang lebih jumlah ideal pengawas yang harus dimiliki Disdik adalah sebanyak 63 orang. Mulai dari tahun 2019-2025, Disdik belum melakukan pengangkatan pengawas baru. Padahal 7 pengawas dari 14 yang dimiliki saat ini tahun 2028 mendatang akan berakhir.

“Selain itu Kami juga akan memanggil semua pengawas sebagai tindak lanjut permasalahan di SDN 1 Batoporo Timur. Pemanggilan itu agar pengawas mendata ulang semua sekolah dan pelaksanaan keseharian apakah jalan atau tidak,” tuturnya.

Yusuf membeberkan, berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian, di Sampang ada sekitar 42 orang yang layak diangkat sebagai pengawas. Ia tak menampik, kewenangan pengangkatan pengawas ada di instansinya. Namun menurut dia, pihaknya tidak akan pernah bisa melakukan pengangkatan jika belum mendapat restu dari Pemda Kabupaten Sampang.

“Kewenangan mengangkat pengawas ini ada di Disdik dengan izin Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang. Karena Kementerian itu meluncurkan data untuk yang layak menjadi pengawas di Sampang itu sekitar 42 orang,” pungkasnya. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *