MADURANEWS.CO, Sampang– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengungkap jika inisial M (62), warga Dusun Tedunan, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung, yang menjadi korban cekcok di sebuah bengkel di Desa Nyeloh saat ini masih mendapatkan penanganan dari tim medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Humas RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik membenarkan, jika M masuk ke RSUD sekitar jam 10.30 WIB, dan saat ini kondisinya masih belum stabil. Karena tensinya naik turun yang disebabkan pendarahan dari lukanya.
“Kondisi korban sendiri sementara masih belum stabil, tensinya naik turun karena banyak pendarahan di luka paha kiri dan lengan kirinya,” katanya kepada maduranews, Rabu (01/07/2026).
Pasien juga masih terus mendapatkan penanganan di IGD dan belum di pindah ke ruang perawatan. Menurut Amin, pasien tidak menutup kemungkinan di rujuk ke Surabaya jika melihat kondisi lukanya yang dalam. Namun pemindahan ke ruang rawat dan di rujuknya pasien, pihaknya masih komunikasi dan menunggu hasil Konsulan ke Dokter Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) yang menangani pasien.
“Iya masih di UGD, karena masih perbaikan KO. Rencananya mau di rujuk atau dikerjakan di kami masih di observasi,” tandasnya.
Sementara Kasi Humas Polres Sampang, Eko Puji Waluyo sampai berita ini diterbitkan belum merespon saat dihubungi via WhatsApp-nya terkait cekcok berdarah tersebut. (san)











