MADURANEWS.CO, Sampang– Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengaku tidak semerta-merta memberikan bantuan terhadap pembudidaya ikan lele di tanah kelahiran Pangeran Trunojoyo itu.
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan dan Budidaya Diskan Sampang, Moh Mahfud mengungkapkan, Data terakhir pembudidaya ikan lele kurang lebih ada 220, yang tersebar di wilayah Sampang. Jumlah pembudidaya tersebut menurut dia selalu pihaknya tingkatkan kapasitasnya agar dapat meningkatkan pengetahuan pembudidayaan air tawar tersebut, dan dapat meningkatkan produksinya.
“Jumlah pembudidaya belum terupdate. Tetapi kemarin terakhir ada sekitar 220 pembudidaya,” ungkapnya kepada maduranews, Senin (09/02/2026).
Mahfud tidak dapat memastikan pasar ikan hasil budidaya itu kemana. Karena masalah pemasaran dari budidaya tersebut wewenangnya bukan di bidangnya. Namun pengetahuan dirinya, pembudidaya sudah punya link sendiri-sendiri dalam memasarkan hasil budidayanya.
“Kalau pembudidaya sudah lama, mereka sudah punya koneksi atau relasi pengepul,” ujarnya.
Ia membeberkan, jika bantuan pihaknya ke pembudidaya selalu ada, termasuk tahun 2026 ini yang anggarannya bersumber dari APBD. Bantuan tersebut menurut dia sempat lengkap sebagaimana yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Yakni berupa kolam, bibit ikan, dan pakan.
Mahfud tidak menyebutkan jumlah nominal atau bantuan apa saja yang akan diberikan ke pembudidaya tahun ini. Tetapi pembagian bantuan tersebut menurut dia menyesuaikan dengan kondisi pembudidaya. Jumlah banyak sedikitnya bantuan itu tergantung dari kondisi pembudidaya. Artinya, jumlah yang diberikan tergantung dari jumlah kapasitas yang di budidaya.
“Bantuan dari kami pernah lengkap juga, yang disesuaikan dengan anggaran, dan yang dibantu adalah pembudidaya yang sudah punya kolam dan eksis berbudidaya. Bukan orang yang masih mau berbudidaya,” pungkasnya. (san)






