Sekolah Rakyat Sampang Bakal Diisi 36 Rombel

MADURANEWS.CO, Sampang– Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyatakan jika sekolah rakyat yang akan dibangun di Kabupaten berjuluk Kota Bahari itu akan ada 36 Rombongan Belajar (Rombel).

Sekretaris Dinsos PPPA Sampang, Muhammad Nashrun mengatakan, sekolah rakyat di tanah kelahiran Pangeran Trunojoyo itu akan segera dibangun. Mengingat pengajuan pembentukan sekolah rakyat yang dilakukan oleh Pemkab Sampang telah disetujui oleh pemerintah pusat. Sekolah yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu akan dibangun di Dusun Slabeyen, Desa Sejati, Kecamatan Camplong.

“Pengajuan pembentukan sekolah rakyat dari Sampang sudah disetujui oleh pemerintah pusat,” katanya, Rabu (25/02/2025).

Sekolah yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin itu akan diisi 36 Rombel. Dengan rincian Sekolah Dasar (SD) 18 Rombel, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 9 Rombel, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 9 Rombel. Menurut Nashrun, per-rombel standartnya akan diikuti 25 siswa.

Anggaran pembangunan sekolah rakyat sendiri menurut Nashrun murni bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bahkan penentuan jumlah guru, siswa dan petugas di sekolah tersebut pihaknya tidak ikut menentukan. Karena sepenuhnya adalah wewenang dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). 

“Jumlah rombel sekolah rakyat di Sampang meliputi SD 18 rombel,  SMP 9 rombel,  dan SMA 9 rombel,” tandasnya. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *