MADURANEWS.CO, Sampang– Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, mengungkap bahwa anggaran untuk Revitalisasi dan Rehabilitasi 60 gedung Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejujuran (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri dan Swasta di Madura mencapai Rp 47 Miliar.
Kepala Disdik Jatim, Aries Agung Paewai mengungkapkan, bahwa masih banyak gedung-gedung sekolah di Jawa Timur yang perlu sentuhan dan perhatian untuk rehabilitasi dan revitalisasi. Khususnya di wilayah pulau Madura. Untuk revitalisasi dan rehabilitasi di Madura tahun 2025 ada sebanyak 60 lembaga pendidikan, yang peresmiannya dilakukan hari ini oleh Gubernur Jawa Timur di SMK Negeri 2 Sampang.
“Alhamdulillah tadi ada 60 revitalisasi dan rehabilitasi di seluruh Madura yang pengerjaannya sudah selesai dan bisa dinikmati oleh siswa untuk pelaksanaan proses pembelajaran,” ungkapnya.
Menurut Aries, Gubernur Jawa Timur Khafifah Indar Parawansa akan melihat peningkatan kualitas dari siswa-siswi yang bisa masuk perguruan tinggi negeri tahun 2026 ini. Dari pilot project tersebut pihaknya berharap naik signifikan, bahkan bisa 2 kali lipat dari tahun sebelumnya.
“Tahun ini kami diperintah ibu Gubernur untuk menaikkan jumlah murid-murid kami untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri,” tuturnya.
Aries membeberkan, jika ada siswa berprestasi dari berbagai lembaga di Jatim, maka sekolahnya juga akan mendapatkan bantuan tambahan dari Gubernur Jawa Timur, berupa revitalisasi dan rehabilitasi gedung sekolahnya. Ia berharap pilot project dapat terwujud agar memacu sekolah-sekolah lain, yang mereka memang tidak boleh berjalan di tempat dan rutinitasnya.
“Pagu anggaran dari 60 lembaga bersumber dari anggaran tahun 2025. Total 47 Miliar terbagi di 4 wilayah,” tandasnya. (san)
