MADURANEWS.CO, Sampang– Meski Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 96,17 persen, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengungkap realisasi pertanggal 31 Desember 2025 lalu itu masih dimungkinkan mengalami kenaikan.
Sekretaris BPPKAD Sampang, Bambang Indra Basuki mengatakan, realisasi PAD tahun 2025 lebih tinggi dari tahun 2024 yang diangka Rp 362.325.850.189.62. Namun capaian tahun 2025 saat ini masih kurang 3,83 persen dari target Rp 442.942.819.512.00. Karena realisasi pertanggal 31 Desember tahun lalu sebesar Rp 425.968.740.194.92.
“Realisasi PAD tahun 2025 masih kurang 3,83 persen dari target. Tapi kalau dibanding dengan tahun 2024, tahun kemarin jauh lebih tinggi realisasinya,” katanya kepada maduranews, Kamis (08/01/2026).
Dia mengungkapkan, jika data realisasi PAD tahun 2025 masih ada kemungkinan bertambah. Karena masih ada beberapa data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum terentry. Data PAD tahun lalu itu dimungkinkan akan duduk dan stabil menurut dia di akhir minggu kedua atau di awal minggu ketiga bulan Januari 2026.
Meski Realisasi ada kemungkinan bertambah, namun menurut Bambang tambahan itu tidak akan sampai melampaui target. Karena agak berat sampai ke 100 persen atau lebih dari target. Ia memperkirakan kalau kedudukan PAD tahun 2025 akan bertengger di 98-99 persen.
“Data pertanggal 31 Desember itu belum duduk atau fix. Karena mungkin masih ada yang belum entry dan lain sebagainya,” tandasnya. (san)
