TP PKK Sampang dan FSS Distribusikan Air Bersih di Kecamatan Sreseh 

MADURANEWS.CO, Sampang– Senyum sumringah terpancar dari masyarakat Dusun Semtalai, Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, setelah mendapatkan distribusi air bersih dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sampang, melalui Forum Sampang Sehat (FSS), Senin (12/10/2026).

Wakil Ketua TP PKK Sampang, Sariroh Mahfudz menyampaikan, bantuan 18 ribu liter air bersih yang dirinya salurkan bersama Dinkes, Baznas, DWP Sampang, Forum Sampang Sehat (FSS), dan PKK Kecamatan Sreseh, diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat dalam mendapatkan air bersih.

“Kami mendistribusikan 18 ribu liter air bersih di Kecamatan Sreseh dari Forum Sampang Sehat. Semoga bantuan ini dapat memberikan kemanfaatan, dan keberkahan untuk warga sekitar,” ujarnya.

Ketua FSS, Siti Farida mengungkapkan, jika bantuan yang pihaknya salurkan bersama berbagai pihak hari ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai instansi, baik itu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Kontraktor Kerjasama Sama (KKKS) Migas, dan instansi swasta yang ada di Sampang.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai BUMD, Baznas, Rumah sakit, dan klinik swasta, dan yang terakhir bergabung bersama kami KKKS yang ada di Kabupaten Sampang,” katanya.

Bantuan yang pihaknya gagas akan terus dilakukan secara berjenjang di Kecamatan-kecamatan yang terdampak kekeringan. Mengingat musim kemarau tahun ini cukup panjang. Sehingga guyuran sejuta liter air bersih tersebut diharapkan dapat membantu dan menopang kebutuhan air bersih masyarakat.

“Solusi tercepat bagi masyarakat yang terdampak kekeringan adalah dengan membantu mereka dengan akses air bersih. Bantuan air bersih ini akan dilakukan secara berjenjang, dan setiap hari kami melakukan pendistribusian di 7 Kecamatan,” tuturnya.

Warga Dusun Semtalai, Nasirah (60) mengaku sangat senang dengan bantuan air bersih yang dirinya terima. Ia juga berterimakasih kepada penyalur, dan berharap bantuan tersebut bisa terus dirinya rasakan bersama warga lain. Bahkan Ia meminta agar bantuan tersebut bisa disalurkan setiap Minggu. Karena warga di Dusunnya sangat sulit mendapatkan air bersih dengan kondisi jalan yang menanjak dan akses yang cukup jauh.

“Saya sangat berterimakasih atas bantuan air bersih yang diberikan, dan kalau bisa bantuannya di distribusikan seminggu sekali. Karena kalau hanya sekali belum cukup,” tandasnya. (san)