Semua SPPG di Sampang Tak Memenuhi Standar Pengolahan Limbah

MADURANEWS.CO, Sampang– Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyatakan jika seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten berjuluk Kota Bahari itu belum ada satupun yang melakukan Uji Laboratorium hasil pengolahan air limbahnya.

Kepala DLH Perkim Sampang, Faisol Ansori mengatakan, bahwa baru sebagian SPPG yang memiliki Ipal. Meski sudah Ipal, namun mereka tidak melakukan proses sebagaimana mestinya, dan hanya melakukan penyaringan-penyaringan saja. Yang hal tersebut masih jauh dari kata benar.

Bahkan ada dari beberapa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sampang yang menggunakan semacam seppiteng yang itu kurang tepat. Karena pihaknya tidak dapat menganalisa airnya. Tetapi yang paling parah dari air limbah menurut dia adalah yang langsung dibuang tanpa ada pengolahan.

“Terkait Ipal memang kami sambil memantau semua. Dari pengamatan kami ada beberapa dapur MBG itu yang sudah bikin Ipal,” katanya, Jum’at (15/05/2026)

Dapur MBG yang sudah memiliki Ipal, akan pihaknya awasi pengolahan air limbahnya dengan analisa air. Yang analisa air itu harus sesuai dengan baku mutu, dan tidak boleh melebihi baku mutu. Jika air limbah itu sudah sesuai dengan baku mutu, maka Ipal tersebut bisa di nyatakan bagus, airnya dapat dibuang ke saluran, dan tanah.. 

“Ipal yang sesuai itu dibuktikan dengan hasil analisanya. Kalau sudah di analisa airnya sesuai dengan baku mutu, tidak ada di atasnya. Maka dinyatakan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Secara gamblang Faisol membeberkan, jika sampai detik ini tidak ada satupun dari SPPG di Sampang yang melaporkan dan menyerahkan sampel air hasil pengolahan limbahnya untuk di uji ke laboratorium DLH Perkim. Uji laboratorium tersebut harus dilakukan 3 bulan sekali sebagaimana amanat Peraturan BGN RI nomor 1 tahun 2026 tentang Sisa Pangan, Sampah, dan Air Limbah Domestik Bab 4 ayat 6 huruf d.

“Kalau ke Laboratorium DLH Perkim belum ada, dan entah kalau ke Laboratorium yang lain,” tandasnya. (san)